Cloth Diaper

Apa Saja Jenis Clodi? – Prinsip Kerja Clodi Modern

Kalau di film jadul, biasanya bayi dipakaikan kain yang dilipat segitiga, lalu dibalut pada bagian bawah bayi dan ditahan oleh peniti. Ini merupakan salah satu jenis dari popok kain tradisional. Bagaimana dengan popok kain yang modern?

Terdapat beberapa sistem popok kain modern di jaman now, ada yang All-in-One, ada yang All-in-Two (ini istilah yang aku pakai sendiri), dan ada yang All-in-Three. Meski beragam sistem, namun prinsip kerja mereka tetap sama.

Prinsip Kerja #1 – Kain Serap Basah

Artinya, semua popok kain modern mengandalkan kain untuk menyerap pipis ataupun pupup bayi. Jelas sekali dari istilah cloth diaper atau popok kain, bahwa popok ini menggunakan kain. Dalam dunia clodi, kain juga sering disebut dengan insert karena seringkali kain tersebut harus dimasukkan ke dalam kantong dalam popok.

Sedangkan jenis-jenis kain yang digunakan bergantung pada setiap produsen clodi. Ada yang mengedepankan bahan alami, seperti organic-cotton, serat bambu, woll, dan serat hemp, yang biasanya diiringi dengan harga yang lebih mahal, namun lebih ramah terhadap kulit bayi. Sedangkan bahan sintetis juga digunakan oleh beberapa produsen clodi, seperti polyester, mikrofleece, Zorb, dsb. Bahan sintetis tentunya menyerap dengan baik juga dan harganya lebih ramah dompet.

Sesuai dengan sistem popok kainnya, kain-kain juga tersedia dalam bentuk yang berbeda-beda:

  • Satu lapis. Panjang dan lebar kain didesain sesuai ukuran rata-rata pantat bayi. Jika ingin mengecilkan ukuran, cukup melipat kain di bagian depan atau belakangnya.
  • Multi-lapis terjahit. Sebuah kain persegi panjang yang dijahit hingga membentuk dua sampai tiga lapisan di dalam popok. Atau beberapa helai kain yang dijahit menjadi satu, sehingga dari luar terlihat seperti satu helai, padahal di dalamnya ada beberapa lapisan kain.
  • Kain foldable (fold: lipat ; able: bisa). Kain persegi panjang yang bisa kita lipat sesuka hati, menyesuaikan ukuran panjang dan lebar pantat bayi.
  • Kain persegi. Kain ini digunakan pada popok kain tradisional, yakni dilipat segitiga dan ditahan oleh peniti atau diikat. Clodi modern bersistem All-in-Two juga ada yang menggunakan kain bentuk ini.
Bentuk-bentuk inserts atau kain Clodi

Inserts atau kain-kain ini bisa digunakan di seluruh sistem popok kain, terkecuali kain persegi. Sehingga kalau beli clodi dari beberapa produsen yang berbeda, inserts tetap bisa dipakai bersamaan.

Prinsip Kerja #2 – Bahan Waterproof

Setelah mengandalkan kain untuk menyerap basah, clodi modern mengandalkan bahan waterproof untuk menahan cairan tetap berada di dalam popok. Karena meskipun cairan pipis maupun pupup sudah diserap oleh kain, cairan tetap akan bisa keluar lagi dari kain apabila kain sudah menyerap terlalu banyak cairan, atau bila bayi banyak bergerak, berguling dan duduk. Ibarat spons yang menyerap air, jika ada tekanan dari luar, maka air akan keluar lagi dari pori-pori. Oleh karena itu, bahan waterproof memegang peran penting untuk mencegah cairan mengalir ke luar popok.

Sejak tahun 1960-an, sebelum pospak ramai di pasaran, banyak ibu di eropa yang menggunakan plastik / keresek pada popok kain tradisional, karena sifatnya yang waterproof mampu mencegah bocor. Sebelumnya, bayi-bayi memang hanya dibalut kain tanpa bahan waterproof apapun. Di tahun 2000-an, mulai bermunculanlah ide bahan waterproof untuk popok kain yang didesain lebih ergonomis, efektif serta estetis.

Bahan waterproof yang diproduksi ada bermacam-macam. Yang paling alami adalah bahan woll, yakni dari bulu domba. Untuk membuat woll menjadi tahan air, harus mengoleskannya dengan minyak woll atau lanolin sebelum digunakan. Selain itu, terdapat teknik mencuci woll yang khusus agar bahan woll tidak cepat rusak dan tetap waterproof.

Sedangkan bahan waterproof yang sintetis juga bermacam-macam, ada plastik, polyurethan, dsb. Kualitasnya bergantung pada setiap produsen. Yang penting, bahan yang digunakan aman untuk bayi.

Bahan waterproof inilah yang membedakan clodi modern dengan popok kain tradisional. Karena itu, clodi modern lebih tahan bocor dan bisa diandalkan oleh para orang tua.


Jadi bagaimanapun jenis atau sistem clodi yang ada, kuncinya pasti ada pada kain dan bahan waterproof. Yang membedakan sistem clodi yang satu dengan yang lainnya ada pada cara pemakaiannya.

#1 Clodi All-in-One (AIO)

contoh AIO berkantong merk Rumparooz

Sesuai dengan istilah All-In-One, kain dan bahan waterproof terjahit menjadi satu kesatuan. Clodi ini sudah siap pakai, tidak perlu dipasang-pasang lagi seperti halnya pospak. Bahan luarnya biasanya terbuat langsung dari polyurethan atau plastik yang bersifat waterproof. Sedangkan bagian dalamnya terbuat dari kain penyerap.

Meskipun siap pakai, beberapa produsen clodi AIO tetap menyiapkan kantong di antara bahan luaran (waterproof) dan kain bagian dalamnya, yang fungsinya untuk menampung tambahan inserts jikalau kita membutuhkan daya serap yang lebih tinggi. Hanya dengan memasukkan insert ke dalam kantong tersebut, daya serap clodi AIO ini akan menjadi lebih tinggi.

kain foldable merk WindelManufaktur dimasukkan ke kantong AIO merk Rumparooz

Kelebihan AIO

  • Mudah dan cepat dipasangkan pada bayi. Mirip popok sekali pakai (pospak), hanya saja bisa dicuci
  • Daya serapnya bisa ditingkatkan, meskipun tidak semua clodi AIO bisa demikian

Kekurangan AIO

Karena beberapa produsen AIO tidak menyediakan kantong untuk tambahan insert, jadi daya serap clodi ini tidak bisa diubah-ubah. Kalau hanya meletakkan sebuah insert tambahan di atas permukaan kain untuk meningkatkan daya serapnya, ada kekhawatiran insert akan mudah bergeser dan akhirnya malah menyebabkan bocor.

Kemudian clodi AIO yang sudah dipakai harus langsung masuk cucian. Karena setelah pipis, kain bagian dalamnya pasti akan basah. Sehingga untuk bisa full-time memakaikan clodi AIO untuk anak, butuh beli clodi AIO dalam jumlah yang banyak, bahkan sampai 25 buah. Harus pintar memilih clodi AIO yang berkualitas agar dompet tetap bahagia meski mengeluarkan banyak biaya.

Selain itu, ada keluhan beberapa pemakai bahwa setelah dicuci, clodi AIO lebih sulit bersih dibandingkan jenis clodi lainnya. Penyebabnya adalah kain penyerap yang tertanam di bagian dalam popok, yang sulit terjangkau oleh air ataupun deterjen. Solusinya, pengkucekan harus dilakukan lebih kuat dan lebih lama untuk memungkinkan deterjen dan air meraih bagian dalam kain. Jika memakai mesin cuci, maka solusiku adalah dengan menghindari isi mesin yang terlalu full, misalnya dengan mengurangi 1-2 potong cucian dari kapasitas maximal mesin cuci.

#2 Clodi All-in-Two (AI2)

Istilah ini sebenarnya hanya istilah yang kupilih untuk menjelaskan sistem clodi yang satu ini, karena dipasaran, orang tak mengenal istilah AI2.

Pada clodi AI2, kain dan bahan waterproof tidak menjadi satu, melainkan terpisah. Selain itu, seringkali kain dan bahan waterproof dijual terpisah, bahkan berbeda merk dan produsen.

Bentuk bahan waterproof ada yang berupa diaper berkantong/pocket, di mana inserts bisa dimasukkan ke dalam kantong. Karena bahan waterproofnya tipis, kita bisa memasukkan berlapis-lapis insert sesuai yang kita butuhkan ke dalam kantongnya. Selain bentuk diaper, bahan waterproof juga ada yang berupa celana/overpants. Kain yang digunakan biasanya kain lebar yang dibalut pada bagian bawah bayi, seperti halnya popok kain tradisional. Ada pula bentuk kain yang serupa dengan celana diaper, tinggal dipasangkan melalui knop pada bayi. Nah, setelah itu hanya harus memakaikan overpants pada bayi sebagai pelindung bocor. Karena bentuk overpants yang mirip celana, banyak ortu yang tidak memakaian celana lagi di luarnya.

setelah membalut kain pada bayi, tutuplah dengan pocket atau overpants

Kelebihan AI2

  • Kain bisa dicuci bersih sampai ke sudut-sudutnya, karena kain yang kotor bisa dilepas dari bahan waterproofnya
  • Cucian lebih sedikit, karena bahan waterproof yang hanya lembab sedikit dan belum kotor bisa di lap saja dengan kain lap basah dan dikeringkan dengan handuk atau digantung di jemuran sebelum dipakai lagi. Selagi dijemur, kita bisa memakaikan overpants/pocket yang lain untuk bayi
  • Hemat biaya jika ada kerusakan. Misalnya kalau ada kain yang tidak layak dipakai lagi, tinggal membeli kain baru tanpa harus membeli bahan waterproofnya. Sebaliknya, jika bahan waterproof rusak, tinggal beli overpants/pocket yang baru tanpa harus membeli kain baru.
  • Daya serapnya mudah disesuaikan dengan kebutuhan. Karena bisa menentukan sendiri berapa lapis insert yang hendak dimasukkan ke pocket atau seberapa tebal hendak membalut bayi.

Kekurangan AI2

Karena penjualan kain dan overpants/pocket nya terpisah, sulit untuk menemukan produk yang pas satu sama lain. Karena tidak semua ukuran kain pas ke dalam pocket. Besar pocket berbeda-beda, dan kain pun memiliki panjang-lebar yang berbeda-beda. Sehingga sangat disarankan untuk meminta rekomendasi pihak yang berpengalaman dalam memilih pasangan kain dan overpants/pocket.

Jika ukuran kain tidak pas dengan ukuran overpants/pocket, popok akan mudah bocor dan akhirnya clodi ini akan kehilangan fungsinya.

#3 Clodi All-in-Three (AI3)

Pada clodi ini, selain bahan kain serta kantong waterproof yang terpisah, terdapat popok luar/outer diaper sebagai bahan terluar. Fungsi outer diaper ini adalah sebagai penopang bahan lainnya serta pemberi bentuk pada clodi. Mustahil untuk memakaikan kantong waterproof dan kain saja, karena kantong waterproof pada clodi AI3 harus diknop pada outer diaper nya agar bisa dipasang pada bayi.

contoh Clodi AI3 dari WindelManufaktur

Latar belakang terciptanya clodi AI3 antara lain adalah adanya keinginan untuk hanya mencuci apa yang harus dicuci saja. Karena pada AI3, jika hanya inserts saja yang basah dan kotor, cukup menaruh inserts basah tersebut ke cucian. Kantong waterproof yang agak lembab tidak perlu langsung dicuci, melainkan cukup diangin-angin atau di lap dengan kain lap basah sebelum ia dipakai lagi. Sedangkan kalau kantong waterproof kotor oleh pupup dan basah, bisa ikut ke cucian bersama inserts. Outer diaper biasanya tidak ikut basah oleh pipis, sehingga pemakaiannya bisa berlangsung 2 hari. Jadi, yang rutin diganti hanya inserts dan kantong waterproofnya saja.

Karena itu, kita hanya perlu beli kain penyerap dalam jumlah besar dan kantong waterproof dalam jumlah lebih sedikit. Sedangkan outer diaper cukup beberapa buah saja, misalnya 6 buah, untuk pemakaian selama 5 hari. Jadi, total harga beli bisa direduksi.

Kelebihan AI3

  • Kain bisa dicuci bersih sampai ke sudut-sudutnya, karena kain yang kotor bisa dilepas dari bahan waterproofnya
  • Tahan lama, karena kantong waterproof dan outer diaper lebih jarang dicuci. Kantong waterproof yang hanya lembab sedikit dan belum kotor bisa di lap saja dengan kain lap basah dan dikeringkan dengan handuk atau digantung di jemuran sebelum dipakai lagi. Selagi dijemur, kita bisa memakaikan kantong waterproof lain pada bayi. Sedangkan outer diaper bisa digunakan berkali-kali jika tidak bocor.
  • Hemat biaya jika ada kerusakan. Misalnya kalau ada kain yang tidak layak dipakai lagi, tinggal membeli kain baru tanpa harus membeli kantong waterproof atau outer diaper baru. Sebaliknya, jika kantong waterproof rusak, tidak perlu membeli kain maupun outer diaper baru. Dan seterusnya
  • Daya serapnya mudah disesuaikan dengan kebutuhan. Karena bisa menentukan sendiri berapa lapis insert yang hendak dimasukkan ke kantong waterproof.
  • Motif pada outer diaper bertahan lebih lama karena tidak sering dicuci. Jadi good-mood nya bertahan lebih lama.
  • Semua bahan (kain, kantong waterproof dan outer diaper) dijual bersamaan oleh produsen, sehingga tidak perlu ribet mencari pasangan yang cocok kesana kemari

Kekurangan AI3

Beberapa orang tua memandang ribet dalam pemakaian AI3, karena harus serba diknop.

Berenang ke sungai Irawadi
alam terbuka, jalanan pipih
Ada banyak jenis clodi
mana yang suka, ayo dipilih

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s