Cloth Diaper

Mencuci Clodi? Patuhi 5 Prinsip Pencucian

Clodi – sama halnya seperti baju, celana, kemeja dan lain sebagainya – harus melalui tahapan pencucian agar bisa digunakan lagi. Yang membedakan clodi dari pakaian biasa adalah, clodi menampung kotoran bayi dalam jumlah yang banyak. Pupup bayi adalah noda yang penuh bakteri, yang jika tidak dibasmi, akan menjadi parasit bagi yang berkontak langsung dengannya. Kalau begitu, apakah cara mencuci clodi sama saja dengan mencuci pakaian? Kali ini, akan kita bahas prinsip-prinsip mencuci clodi, yang jika dipatuhi, maka clodi akan kembali bersih dan siap digunakan kembali.

Prinsip #1 – Air Bersih

Tentu kita ketahui bahwa air adalah komponen utama dalam proses mencuci. Sifatnya yang netral (tak berwarna, tak berbau) dan mengalir mampu melepaskan partikel kotoran dari kain. Jika air bergerak, partikel kotoran pupup maupun cairan pipis bayi pada clodi akan terbawa oleh air. Setelah air menjadi kotor, maka air tersebut harus diganti dengan yang bersih untuk mengulangi proses penghilangan kotoran.

Mencuci clodi dengan tangan membutuhkan air yang mengalir, atau air yang diletakkan di ember dan diganti berulang kali hingga clodi menjadi bersih. Sedangkan dengan mesin cuci, air akan diganti secara otomatis di dalam mesin cuci yang sedang bekerja lewat selang air yang terhubung dengan keran.

Tips

Karena bahan penyerap juga akan menyerap air ketika sedang dicuci, gunakanlah lebih banyak air selama mengkucek atau mengaduknya. Pada mesin cuci, biasanya terdapat program Rinse Plus / Water Plus untuk menambah volume air. Atau jika memungkinkan, proses pencucian bisa di pause untuk menambahkan air secara manual lewat wadah deterjen, sebelum pencucian di mesin dilanjutkan.

Tips

Jika hendak merendam clodi di dalam air, disarankan tidak terlalu lama, cukup 30 menit saja. Jika direndam seharian atau berhari-hari, bahan bisa mudah rusak. Indikasi merendam clodi hanya ketika kotoran pupup pada clodi mengeras dan menempel kuat pada kain.

Prinsip #2 – Gesekan antar Kain

Tak cukup hanya air yang bergerak. Agar kotoran bisa hilang dari pandangan, kain yang kotor harus mengalami gesekan satu sama lain. Karena gesekan air tidak cukup untuk membuat kotoran lepas dari kain.

Itulah mengapa, ketika sedang mencuci dengan tangan, kita akan mengkucek pakaian berkali-kali. Sedangkan dengan mesin cuci, gesekan antarpakaian akan terjadi ketika mesin berputar-putar. Jumlah putaran mesin menjadi kunci apakah clodi akan menjadi bersih. Disarankan untuk menyetel putaran minimal sebanyak 800 putaran, agar terjadi gesekan antarkain yang cukup banyak untuk menghapus noda.

Tips

Putaran mesin cuci di atas 1000 dapat menyebabkan rusaknya kain. Sedangkan putaran 600 terlalu lemah untuk membuat clodi bergesekan satu sama lain. Jadi idealnya antara 800-1000 putaran saja.

Tips

Untuk melindungi bahan waterproof dari goresan ketika dicuci di mesin, sebaiknya memasukkannya ke dalam jaring cucian.
jaring cucian

Prinsip #3 – Temperatur => 60° C

Bakteri akan mati dan musnah jika berada pada lingkungan bertemperatur tinggi. Oleh karenanya, mencuci clodi dengan air panas sangatlah penting. Mesin cuci bukaan depan biasanya memiliki program hot wash yang bisa di stel dari mulai 60°C hingga 90°C. Ini sudah sangat cukup untuk membunuh bakteri pada clodi dan membuatnya menjadi bersih. Apabila mesin cuci tidak memiliki program hot wash, maka setelah dicuci di mesin, sangat dianjurkan untuk merendamnya dan mengaduknya di dalam panci khusus berisi air panas di atas kompor, untuk memastikan bahwa temperatur yang tinggi telah diraih. Akan lebih baik lagi jika setelah itu, clodi dijemur di bawah sinar matahari langsung, guna membunuh bakteri yang barangkali masih tersisa. Namun salah satu dari kedua metode ini pun akan cukup efektif membunuh bakteri apabila dilakukan dengan benar.

Tips

Bakteri senang hidup di temperatur yang rendah dan kondisi yang lembab. Itulah mengapa, kita harus menghindari merendam clodi di dalam ember berisi air selama berjam-jam atau berhari-hari. Tindakan ini hanya akan menunjang perkembang biakan bakteri dan penyebarannya pada kain. Disarankan untuk menyimpan clodi yang kotor di dalam wetbag hingga jadwal mencuci selanjutnya, sebab wetbag memungkinkan sirkulasi udara guna menghindari kelembaban yang berlebih.
Wetbag dari WindelManufaktur

Prinsip #4 – Deterjen

Untuk menunjang pembunuhan kuman dan noda yang membandel, deterjen bisa diandalkan. Baik mencuci manual dengan tangan maupun dengan mesin cuci, ikutilah petunjuk dosis yang dianjurkan oleh produsen deterjennya. Pada umumnya, pencucian clodi dengan noda pupup yang banyak membutuhkan 100 – 120 ml deterjen bubuk supaya kembali bersih. Dosis ini tinggal dimasukkan ke dalam wadah deterjen di mesin cuci sebelum menyalakan mesin cuci, atau di bagi menjadi 2 atau 3 bagian untuk setiap pengkucekan dengan tangan di dalam ember.

Tips

Hindari memasukkan bahan kimia lain selain deterjen, misalnya pewangi, pelembut, dsb. Zat di dalamnya hanya akan merusak daya serap clodi dan menunjang iritasi kulit bayi.

Prinsip #5 – Pengeringan yang Segera

Setelah proses pencucian, jangan biarkan cucian yang bersih dalam keadaan lembab terlalu lama, sebab ini akan menunjang munculnya bakteri.

Segerakanlah pengeringan clodi setelah dicuci bersih. Jika clodi dijemur, upayakan untuk tidak ditumpuk agar cepat kering. Jika memakai mesin pengering, jangan memilih program level tinggi karena panasnya bisa merusak bahan. Pilihlah program level rendah.

Tips

Jika tidak sedang buru-buru, bahan waterproof lebih baik dijemur di tempat teduh. Sebab bahan waterproof bersifat sensitif terhadap panas, baik panas matahari maupun panas mesin pengering.

Tips

Untuk menghilangkan flek yang tersisa pada kain setelah dicuci, menjemur di bawah terik matahari adalah solusi paling alami.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s