Mainan Kayu

Mainan Genggam untuk Bayi Umur 2+ Bulan

Di usia sekitar 2 bulan, bayi kami mulai dapat melihat benda-benda di sekitarnya, meskipun ia belum bisa sengaja meraih benda yang ia lihat. Tetapi ia berusaha menggenggam sesuatu yang ada pada tangannya, meskipun selalu tidak kokoh dan akhirnya benda jatuh lagi. Tak mengapa, namanya juga belajar.

Untuk menunjang kemampuannya menggenggam, kami berikan ia mainan yang didesain untuk belajar menggenggam. Kami mendapati, bahwa persyaratan agar mainan layak untuk dijadikan sarana belajar menggenggam adalah:

  1. Tebal mainan harus sesuai besar telapak tangan. Tidak terlalu tebal, karena mempersulit bayi menyatukan jari jempol dengan jari lainnya.
  2. Tekstur mainan yang tidak licin. Karena jika licin seperti jeli, mainan mudah merosot dari tangan bayi.
  3. Bentuk melingkar. Sebenarnya tidak harus. Namun berdasarkan pengalaman kami, bentuk yang memanjang (seperti bentuk pensil) membuat bayi kesulitan ‘bermain’ dengan mainan tersebut.
  4. Hal yang menarik perhatian bayi. Ini harus ada pada mainan genggam, misalnya warna yang mencolok, yang bisa berbunyi jika digerakkan, atau bisa bergoyang jika digerakkan. Maka bayi akan interested terhadap mainan tersebut dan mau menggenggamnya. Tanpa hal ini, se ergonomis apapun mainan, bayi tidak mau menggenggammya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s